Membangun Suatu Usaha

Pendidikan Karakter Di Sekolah

Dan pedoman dalam membimbing dan mengarahkan santri sangat mebantu dalam pembentukan karakter siswa. Metode ini sudah diterapkan di Pondok Pesantren Darul Huffaz yang mana pada semester ini akan digelar pada tanggal 05 Oktober 2019 yang akan dipandu oleh Kepala Guru BK Ibu Ferawati S.Pd.I dan semoga kedepan nya semakin maksimal dalam mengaplikasikan hasil dari uji metode tersebut. Dan tentunya hal ini tidak terlepas dari peran dan tanggungjawab kita bersama.

Surat ini akan menjadi pegangan/acuan bagi guru, sekolah, siswa, maupun orang tua. Apabila serangkaian sanksi di atas sudah diberikan namun tidak ada efek jera, maka libatkan orang tua siswa. Pemberian hukuman pun harus melalui bimbingan, dampingan, serta konsultasi. Hal ini dilakukan agar dapat dicari penyebab atau akar masalah mengapa siswa melakukan pelanggaran. Sekolah adalah lembaga pendidikan, bukan pengadilan yang bertugas untuk memberi hukuman bagi siswa yang bersalah. Segala hal yang dilakukan pihak sekolah harus dapat dimaknai sebagai bagian dari proses pendidikan.

Perilaku bullying yang bahkan sampai menghilangkan nyawa menumbuhkan bibit gangguan kejiwaan kepada anak, baik korban maupun pelaku. Sulitnya menghentikan bullying karena korban biasanya pernah terlibat atau menjadi pelaku bullying terhadap orang lain. Oleh karena itu peran orang tua sebagai pendidik terdekat anak menjadi semakin penting dalam mengarahkan perilaku anak. Sekolah dan lingkungan juga dituntut menjadi pembatas perilaku menyimpang ini. Pemerintah harus bersikap tegas untuk memutus mata rantai budaya kekerasan dengan memberikan sanksi yang tegas kepada sekolah sebagai institusi pendidikan. Kasus ini perlu menjadi dorongan untuk mempercepat penyelesaian revisi Undang-Undang Perlindungan Anak.

Mendidik junior, dan anak didik menjadi pribadi yuang lebih baik

Oleh karena itu para guru dapat memotivasi anak didiknya untuk lebih giat dalam belajar. Dengan demikian, mereka merasa selalu diperhatikan dan selalu mendapat pikiran-pikiran positif dari diri gurunya. Sehingga mereka selalu memandang ke depan dan tidak terpaku pada kondisinya saat ini. Setiap tanggal 2 Mei Masyarakat Indonesia selalu memperingati Hari Pendidikan Nasional . Hal ini bertepatan dengan hari ulang tahun Sang Guru Kita, yaitu Ki Hadjar Dewantara.

Banyak gambar dan tayangan, baik berita terlebih hiburan menyuguhkan adegan kekerasan, baik kekerasan fisik maupun kekerasan verbal seperti kata-kata kotor maupun tidak terpuji. Celakanya, berbagai kekerasan itu mempengaruhi keluarga dan lembaga pendidikan akibatnya kekerasan semakin meningkat, karena kekerasan selalu diatasi dengan kekerasan. Intinya setiap individu hadir ke dalam lembaga pendidikan sudah berbekal bakat untuk bertindak agresif. Selain keteladanan, guru juga harus menjalin relasi yang baik dengan orang tua peserta didik.

Selain memberi contoh, guru juga harus mengarahkan nilai-nilai tersebut di tengah-tengah siswa dan memberi motivasi mereka untuk bertindak agar sesuai dengan nilai-nilai tersebut. Materi yang diberikan panitia untuk siswa baru wajib fokus pada akademik dan nonakademik. Seperti pemahaman visi dan misi sekolah, peraturan sekolah, kegiatan akademik, kegiatan nonakademik, ekstrakurikuler, ajang prestasi, sampai pada kebiasaan kehidupan sekolah. Kegiatan MOS harus banyak menyampaikan visi dan misi sekolah serta kegiatan yang akan dilakukan. Siswa baru dipahamkan akan semua hal terkait sekolah dan kegiatan meningkatkan prestasi sekolah. Tak hanya di wilayah Cikampek, mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika Cikampek juga menyasar daerah Subang sebagai lokasi pengabdian masyarakt .

Langkah selanjutnya yang saya lakukan yaitu mengamati dan memahami karakter-karakter dari peserta didik. Tentunya untuk memahami karakter-karakter para peserta didik dibutuhkan waktu yang tidak sebentar. Tapi dengan memahami karakter-karakter dari peserta didik, saya ataupun guru lainnya dapat menentukan strategi belajar apa yang akan digunakan dalam kegiatan belajar mengajar, dan hal ini juga akan memengaruhi keberhasilan dari proses belajar mengajar. Kemudian sebelum mengajar di kelas saya dapat berlatih dahulu di rumah untuk mempersiapkan diri agar tidak begitu merasa nerves saat mengajar nanti. Mempelajari materi-materi apa yang perlu disampaikan besok saat mengajar.

Seharusnya sebagai pendidik, tidak menjadi prioritas utama besarnya nilai materi yang diterima. Secara keseluruhan guru adalah figur yang menarik perhatian semua orang, entah dalam keluarga, masyarakat, maupun di sekolah. Karakteristik kepribadian yang berkaitan dengan keberhasilan guru dalam menggeluti profesinya adalah meliputi fleksibilitas kognitif dan keterbukaan psikologis. Nabi Muhammad saw dapat menjadi pembuka gerbang menuju cahaya kejayaan dan meninggalkan masa-masa Jahiliyah .